TEMA 3
(KERJA SAMA ANTAR NEGARA)
Aspek yang Diamati
|
Bidang Politik
|
Bidang Ekonomi
|
Bidang Sosial-Budaya
|
Pengertian
|
Kerjasama yang dilakukan antarnegara untuk
mendapatkan dukungan dalam perpolitikan negaranya
|
Kerja sama ekonomi antarnegara merupakan kerja sama yang
dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan dengan melibatkan negara lain.
|
Kerja sama yang dilakukan antarnegara untuk
mendapatkan dukungan dalam memajukan kesejahteraan negaranya melalui sosial
dan budaya
|
Tujuan
|
1).
Mempertahankan kemerdekaan, melindungi segenap bangsa Indonesia
dan
seluruh tumpah darah Indonesia.
2).
Memajukan kesejahteraan umum.
3).
Mencerdaskan kehidupan bangsa.
4). Ikut
melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan,
perdamaian
abadi, dan keadilan sosial.
|
1). Memperluas daerah pemasaran
2). Mendorong produktivitas produksi
dalam negeri
3). Mencukupi kebutuhan dalam negeri
4). Mempercepat
pertumbuhan ekonomi
5). Mendukung negara dari keterbelakangan
ekonomi
6). Mendukung terciptanya ketertiban dan
perdamaian dunia
|
1)
Memperkenalkan keanekaragaman budaya
Indonesia ke dunia Internasional salah
satunya dengan mengunakan sarana teknologi informasi
|
Prinsip
|
Memiliki prinsip bebas aktif. Bebas
diartikan bangsa Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang ingin
berseteru dan tidak sesuai dengan nilai luhur bangsa. Aktif diartikan
Indonesia tidak tinggal diam saja, tetapi aktif berperan dalam hubungan
internasional dalam rangka mewujudkan ketertiban dunia.
|
||
Lembaga
kerjasama
|
o
Lembaga Kerja Sama Politik Regional
1.
ASEAN
Negara yang berada di kawasan Asia
Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei
Darussalam, Vietnam, Thailand, Laos, Myanmar, Kamboja, dan Timor Leste.
Melalui kerja sama ini, negara-negara anggota ASEAN berkomitmen untuk saling
menghormati terhadap kemerdekaan, wilayah kedaulatan negara, meningkatkan
perdamaian dan stabilitas regional, serta melakukan penyelesaian pertengkaran
dan persengketaan secara damai.
o
PBB sebagai LembagKerja Sama Politik
Dunia
PBB didirikan di San Fransisco pada
tanggal 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks. Pada awalnya, PBB
hanya beranggotakan 50 negara, kemudian keanggotaan PBB makin bertambah
hingga berjumlah 193 negara pada tahun 2011. Lembaga ini dibentuk untuk
memfasilitasi dalam hukum internasional, pengembangan ekonomi, perlindungan
social, hak asasi dan pencapaian perdamaian dunia.
|
o Lembaga Kerja Sama Ekonomi
Regional.
1.
ASEAN
Didirikan tanggal 8 Agustus 1967. Dengan
tujuan yang tercantum dalam Deklarasi Bangkok, seperti mempercepat
pertumbuhan ekonomi.
2.
APEC
Dibentuk di Australia pada tahun 1989.
Tujuannya adalah mengukuhkan pertumbuhan ekonomi dan mempererat komunitas
negara-negara di Asia Pasifik.
3.
ADB
Didirikan pada tanggal 19 Desember
1966. Tujuannya adalah untuk membantu negaqra-negara di Asia yang sedang membangun
dengan cara memberikan pinjaman lunak.
o
Lembaga Kerja Sama Ekonomi Internasional
1. IMF
Didirikan
pada tanggal 27 September 1945. Tujuan IMF adalah memajukan kerja sama
internasional dalam bidang ekonomi, keuangan, dan perdagangan.
2. World
Bank
Tujuannya adalah memecahkan masalah moneter dan
keuangan lainnya. untuk membantu proses rekonstruksi bagi negara-negara yang
menderita karena Perang Dunia II.
3.
WTO
WTO
dibentuk pada tahun 1995 dan dibubarkan pada tanggal 12 Desember 1995. WTO
berperan mempromosikan perdagangan bebas di dunia.
4. FAO
Didirikan pada tanggal 16 Oktober
1945 di Kanada. Tujuan didirikannya untuk meningkatkan jumlah dan mutu
persediaan pangan dunia.
5. ILO
Didirikan pada
tanggal 11 April 1919 di Jenewa, Swiss. Tujuannya adalah untuk memperjuangkan
nasib dan hak-hak kaum hukum.
6. IFC
Didirikan pada tanggal 24 Juli 1956 di
Washington DC, Amerika Serikat. Tujuan didirikannya IFC adalah untuk membantu
penambahan modal yang sudah ada dan membantu memberikan kredit jangka panjang.
7. UNDP
UNDP dibentuk pada bulan
November 1965. Tujuan badan PBB ini adalah memberikan sumbangan
untuk membiayai program-program pembangunan terutama bagi negara-negara
berkembang
8. UNIDO
Didirikan pada tanggal 24 Juli
1967 dan berkedudukan di Wina, Austria. Tujuan UNIDO adalah untuk memajukan
perkembangan industri di negara-negara berkembang.
o
Lembaga Kerja Sama Ekonomi Internasional di
Luar Naungan PBB
1.
OPEC
Didirikan pada 24
September 1960 dengan tujuan menghimpun negara-negara penghasil dan
pengekspor minyak.
2.
OECD
Didirakan
tahun 1960 di Paris dengan tujuan membantu memajukan produksi, kesempatan
kerja, dan pendapatan nasional.
3. IGGI dan CGI
Indonesia
menerima bantuan dari IGGI pada tahun 1967 dan digantikan oleh CGI pada tahun
1962.
|
1.
ASEAN
Di bidang sosial, yang menangani
yaitu Komite Pengembangan Sosial. Di bidang budaya, yang menangani yaitu
Komte Kebudayaan dan Penerangan serta Komite Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
2.
Organisasi menteri pendidikan Asia Tenggara
Organisasi ini memiliki bidang kerja
sama SEAMEO. Tujuannya untuk mngembangkan ilmu pengetahuan, pendidikan,
dan kebudayaan. SEAMEO ini didirikan
pada tahun 1974.
3.
WHO
Didirikan pada tanggal 7 April 1948 dan berkedudukan di Jenewa.
Tujuannya untuk mencegah dan mngeobati berbagai penyakit yang menyebar di
dunia.
4.
UNESCO
Didirikan pada tanggal 4 November
1946. Tujuannya mendukung dan perdamaian dan keamanan dunia.
5.
UNICEF
Didirikan pada tanggal 11 Desember 1946 yang
berkedudukan di New York. Tujuannya memberikan bantuan kemanusiaan dan
perkembangan jangka panjang kepada anak dan ibunya.
6.
UNHCR
Didirikan pada tanggal 14 Desember 1950 yang berkedudukan di Jenewa, Swiss. Organisasi ini
bertujuan melindungi dan memberikan bantuan kepada pengungsi
berdasarkan permintaan negara anggota atau perintah PBB untuk
mendampingi para pengungsi tersebut dalam proses pemindahan tempat menetap.
|
Peran
Indonesia
|
1.
Pemrakarsa dan Penyelenggara
Konferensi Asia Afrika
Konferensi Asia-Afrika dibuka secara resmi
oleh Presiden Ir. Soekarno. Penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada
tahun 1955 melahirkan semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang
kemudian melahirkan Dasasila Bandung.
2.
Pendiri Gerakan Non-Blok
Organisasi yang didirikan pada tanggal 1
September 1961 ini menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi I (KTT I) di
Beograd, Yugoslavia pada tanggal 1-6 September 1961. Organisasi Gerakan
Non-Blok berdiri supaya negara-negara berkembang tidak terkena pengaruh Blok
Barat maupun Blok Timur.
3.
Pendiri ASEAN
Pada tanggal 5-8 Agustus 1967, lima menteri
luar negeri negara-negara di kawasan Asia Tenggara menyelenggarakan pertemuan
di Bangkok, Thailand. Dalam pertemuan ini, mereka menyepakati Deklarasi
Bangkok yang salah satu isinya adalah membentuk sebuah organisasi kerja sama
regional, yaitu ASEAN.
4.
Aktif dalam Kegiatan PBB
Indonesia mulai turut serta mengirim pasukannya sebagai bagian
dari
pasukan penjaga perdamaian sejak 1957. Pasukan Garuda telah
dikirim ke negara-negara yang dilanda konflik seperti, Konggo, Vietnam,
Kamboja, Bosnia, Libanon.
5.
Anggota Organisasi Konferensi Islam
OKI (Organisasi Konferensi Islam) merupakan organisasi yang
dibentuk oleh negara-negara Islam pada tanggal 25 September 1969, di
Rabat, Maroko.
Anggota OKI adalah negara yang secara konstitusional Islam atau
negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
|
1.
Indonesia sebagai anggota FAO pernah
menerima penghargaan. Atas keberhasilan dalam meningkatkan produksi beras.
|
Peran
aktif Indonesia dalam kerja sama antar negara bidang social-budaya antara
lain diwujudkan dengan mengikuti program pertukaran pelajar, menjadi peserta dan penyelenggara berbagai
kompetisi internasional dalam bidang
ilmu pengetahuan maupun olahraga, serta menyelenggarakan kerja sama bidang
pendidikan dengan negara-negara lain.
|
Kontribusi
|
1.
Menarik investasi
2.
Menciptakan lapangan pekerjaan
3.
Peningkatan kualitas produk dalam negeri
4.
Mengurangi hambatan perdagangan
internasional
5.
Meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran
masyarakat
|
Keikutsertaan Indonesia dalam kerja sama
politik antarnegara telah memberikan manfaat besar bagi Indonesia khususnya
pada masa awal Kemerdekaan yang dilakukan dengan dua cara yaitu upaya
diplomasi dan perlawanan fisik
|
1.
Diakuinya warisan budaya Indonesia oleh
Dunia Internasional
2.
Peningkatan kegiatan pasriwisata di
Indonesia
3.
Peningkatan mutu pendidikan di Indonesia
|
Alternatif Kerja Sama Bidang Sosial Budaya
1. Permasalahan :
Kualitas
sumber daya manusia dinegara Indonesia sangat rendah, ditinjau dari angka
partisipasi dalam pendidikan yang rendah yakni angka melek huruf sebesar 87,95
dengan rata-rata lama sekolah 12,7 tahun, bahkan data dari BPS bulan februari 2015 terdapat sekitar 45.19% tenaga kerja
bertamatan SD. Dari realita ini, tentunya msih banyak penduduk yang belum bisa bersaing di dunia internasional.
2. Solusi :
Pertama-tama
tentunya kita harus mewajibkan seluruh lapisan masyarakat dapat membaca atau
tidak buta huruf. Untuk tunanetra, paling tidak dapat mengerti huruf Braille.
Bagi masyarakat yang tidak mampu,
pemerintah dapat mengadakan sekolah gratis. Tidak menutup kemungkinan, para
sukarelawan dapat menggalang dana yang kemudian di salurkan kepada
sekolah-sekolah yang siswanya kurang mampu. Tidak hanya itu tentunya harus
diadakan perbaikan kurikulun, perbaikan sarana dan prasarana yang menunjang
kegiatan pembelajaran, dan perbaikan kualitas tenaga pengajar. Agar pendidikan
Indonesia bertaraf internasional , tentu
bahasa universal “English language” adalah hal pokok yang perlu diamati.
Pendidikan bahasa ingggris harus ditanamkan dari dasar. Jadi, dengan potensi
tersebut sudah menjadi modal
awal bangsa Indonesia.tidak hanya itu globalisasi sangat erat kaitannya
dengan teknologi. Masyarakat Indonesia harus di beri bekal untuk dapat terjun
kesarana dunia melalui internet positif yang aman dan bermanfaat.
Alternatif Kerja Sama Bidang Ekonomi
1. Permasalahan : Kuota importir yang lebih besar daripada
eksportir
Untuk sumber daya alam, padahal
Indonesia memiliki sumber daya alam yang berlimpah. Tetapi kegiatan impor
justru lebih sering diaplikasikan daripada kegiatan ekspor yang menambah devisa
bagi negara. Hal ini berarti Indonesia belum mampu mengolah kekayaan alam secara
maksimal.
2. Solusi :
Sehingga kelompok kami memberikan
saran/aspirasi terhadap kemajuan perekonomian bidang pertanian dan perkebunan
umtuk mewadahi dalam memberi kreatifitas dan pemahaman dalam mengolah pertanian
dan perkebuna kepada pengelola untuk mengelola dengan aman.
Alternatif Kerja Sama Bidang Politik
1.
Permasalahan :
Indonesia berpartisispasi dalam
perselisahan antar palestina dengan Israel. Indonesia telah membangun rumah sakit untuk
korban perselisihan oleh Israel. Dari upaya tersebut, kelompok kami rasa kurang
memberikan upaya dalam mendamaikan kedua belah pihak.
2.
Solusi :
Sehingga, kelompok kami memberikan saran atau
aspirasi terhadap perdamaian kedua Negara yaitu, merundingkan dengan
Negara-negara melalui forum PBB kemudian pasukan tentara dari Negara-negara
yang bekerja sama tersebut berperan sebagai
penengah konflik Israel dan Palestina.